INFORMATIKA SMP
Tujuan Pembelajaran
Siswa dapat menjelaskan pentingnya informatika, merefleksikan dan
mengoneksikan konsep informatika dengan praktik pembelajaran yang sudah
dilakukan pada kelas VII dan VIII, serta menyiapkan diri untuk pelajaran
Informatika Kelas IX. Siswa juga mampu menjelaskan kontribusi informatika
ke profil Pelajar Pancasila dan mata pelajaran lain.
Pertanyaan Pemantik
Informatika memiliki sembilan elemen yang membangun sebuah “bangunan”
Informatika. Apa saja sembilan elemen tersebut? Bangunan itu mencerminkan
apa?

Apersepsi
Informatika adalah salah satu disiplin ilmu yang banyak dipakai pada
kehidupan kita sehari-hari. Konsep dan ilmu Informatika sangat bermanfaat
khususnya untuk menyelesaikan berbagai permasalahan yang kita hadapi.
Ingatkah kalian di kelas VII dan VIII, kalian belajar Informatika (dengan
sembilan elemennya) melalui pembuatan kue, gelang, permainan kartu, alat
musik, dan lain sebagainya. Di kelas IX ini, kalian akan kembali mendalami
konsep dan keilmuan Informatika tersebut. Namun sebelumnya, kalian perlu
mengingat kembali apa itu Informatika dan hubungannya dengan Profil
Pelajar Pancasila, benang merah keterhubungan setiap elemen Informatika
yang dipelajari mulai kelas VII dan VIII, serta agar kalian lebih siap untuk
memulai kegiatan pembelajaran Informatika kelas IX.
Kata Kunci
Peta pikiran, Informatika, Berpikir Komputasional (BK), Teknologi Informasi
dan Komunikasi (TIK), Sistem Komputer (SK), Jaringan Komputer dan Internet
(JKI), Analisis Data (AD), Algoritma dan Pemrograman (AP), Dampak Sosial
Informatika (DSI), Praktika Lintas Bidang (PLB), Profil Pelajar Pancasila.
A. Apa itu Informatika?
Informatika adalah disiplin ilmu mengenai studi, perancangan, dan pembuatan
sistem komputasi, serta prinsip-prinsip yang menjadi dasar perancangan
tersebut. Informatika mencakup science dan engineering. Beberapa prinsip
yang perlu dipahami oleh siswa dalam mempelajari Informatika adalah
seperti berikut.
- Informatika didasari berpikir komputasional (computational thinking)
sebagai landasan berpikir. Berpikir merupakan elemen paling penting
dalam belajar.
- Informatika bukan hanya memakai gawai atau komputer, tetapi juga memakai
aplikasi (perangkat lunak) dan sistem komputasi. Informatika adalah salah
satu cabang ilmu seperti halnya matematika, biologi, dan ekonomi
- Informatika terdiri atas konsep dan praktik, dikemas dalam aktivitas
pembelajaran yang diharapkan akan menjadi pengalaman belajar yang
menyenangkan, bermakna, dan berkesan.
- Informatika merupakan ilmu yang berinteraksi dengan semua bidang
lain. Oleh sebab itu, setelah belajar Informatika, kalian perlu memikirkan:
Apa kaitannya dengan mata pelajaran lain? Apa yang kudapatkan
pada pembelajaran informatika? Apa yang dapat membantuku untuk
memahami mata pelajaran lain dengan lebih baik dan sebaliknya?
- Pembelajaran Informatika akan mendidik kalian agar suatu hari menjadi
pencipta ide, karya digital kreatif, aplikasi atau sistem komputasi di dunia
digital, bukan hanya sebagai pengguna teknologi atau konsumen produk.
- Pembelajaran Informatika ini dilakukan untuk pendalaman konsep
informatika, membentuk keterampilan dan karakter yang mencerminkan
Profil Pelajar Pancasila.
Tidak terlalu cepat berteknologi. Yang penting berpikir!
B. Informatika dan Profil Pelajar Pancasila
Semua pelajaran dalam kurikulum Indonesia ditujukan untuk membentuk
Profil Pelajar Pancasila. Lalu, apa itu definisi Profil Pelajar Pancasila?
Rumusan Profil Pelajar Pancasila adalah: “Pelajar Indonesia merupakan
pelajar sepanjang hayat yang memiliki kompetensi global dan berperilaku
sesuai nilai-nilai Pancasila.” Pernyataan ini memuat tiga kata kunci: pelajar
sepanjang hayat, kompetensi global, dan pengamalan nilai-nilai Pancasila.
Profil tersebut dinyatakan dalam 6 dimensi, yaitu: Beriman, bertakwa kepada
Tuhan YME, dan berakhlak mulia; berkebinekaan global; bergotong royong,
mandiri, bernalar kritis, dan kreatif.
Informatika akan membantu kalian untuk menyiapkan diri sebagai
warga dunia digital, yaitu dunia maya melalui internet. Di dunia digital, warga
digital juga perlu membangun kebiasaan-kebiasaan baik yang menumbuhkan
karakter warga digital yang baik pula. Kehidupan dunia digital sejalan dengan
dunia nyata, kalian harus berkarakter baik di dunia nyata maupun dunia
digital. Bagi pelajar Indonesia, karakter yang baik ini dirumuskan sebagai
Profil Pelajar Pancasila.
Melalui mata pelajaran informatika, kalian juga akan belajar menumbuhkan
karakter-karakter tersebut, warga dunia nyata maupun sebagai warga dunia maya. Saat membahas materi tentang berpikir komputasional, analisis
data, pemrograman, dan dampak sosial informatika, kalian akan mengasah
kemampuan bernalar kritis dan kreatif. Dalam proses belajar berbagai materi
dalam informatika, kalian akan belajar untuk mandiri saat mengerjakan tugastugas yang diberikan oleh guru. Kalian juga akan mengembangkan kemampuan
bergotong royong, bernalar kritis, dan kreatif dalam berdiskusi dan berkreasi
menyelesaikan atau membuat proyek secara berkolaborasi dalam kelompok.
Dalam sebuah kelompok, kalian mungkin akan bekerja dengan teman yang
berasal dari berbagai daerah, bahkan tidak mustahil kalian bisa bertemu dan
berkolaborasi dengan teman-teman dari berbagai negara melalui internet
(dunia maya). Saat itulah, kalian akan belajar menumbuhkan toleransi dan
saling menghargai teman yang beraneka ragam latar belakangnya. Hal itu
tentu dilakukan karena kita meyakini bahwa semua makhluk ciptaan Tuhan
YME itu baik dan harus dihormati. Cara berkomunikasi yang baik dengan
sesama juga menunjukkan akhlak yang mulia.
C. Apa yang Dipelajari pada Mata Pelajaran Informatika
SMP?
Melalui bab ini, kalian belajar mengoneksikan pengalaman belajar Informatika
di masa lalu untuk dirajut dengan apa yang akan dipelajari satu tahun ke
depan. Bab ini merupakan peta perjalanan belajar Informatika untuk pelajar
SMP. Ingatkah kalian akan bangunan Informatika?
Ayo, kita simak dan ingat kembali, apa yang sudah kalian pelajari melalui
aktivitas-aktivitas pada buku Informatika Kelas VII dan Kelas VIII, serta apa
yang akan dipelajari di kelas IX dengan buku ini!
1. Berpikir Komputasional
Ayo, Mengingat
Di kelas VII, kalian telah mengenal dasar penyelesaian permasalahan dan empat
fondasi dari berpikir komputasional lewat contoh-contoh kehidupan seharihari, yaitu Dekomposisi, Abstraksi, Algoritma dan Pengenalan Pola. Kalian
belajar memikirkan bagaimana algoritma dieksekusi sehingga mendapatkan
hasil yang sesuai dengan urutan instruksi dan syarat-syarat yang berlaku.
Aktivitas yang sudah kalian lakukan antara lain seperti berikut.
- Mencari solusi yang paling optimal dari sebuah permasalahan,
misalnya melalui kasus waktu tersingkat yang diperlukan untuk
mengisi air ke ember.
- Berkenalan dengan struktur data linked-list melalui permainan
menyusun huruf.
- Memodelkan permasalahan sederhana agar penyelesaian masalah
berjalan efisien, untuk pemodelan yang persoalan yang sifatnya
boolean (biner) dan operasi logika OR.
Ayo, Mengingat
Di kelas VIII, kalian telah mempelajari konsep fungsi (input - proses - output) dan
mengeksekusi serangkaian langkah yang terdiri atas beberapa kali pemanggilan
fungsi yang sama. Kalian diminta untuk menentukan langkah yang tepat untuk
menghasilkan sebuah output yang sudah ditentukan (algoritma). Kalian juga belajar
beberapa representasi data, yaitu himpunan dan sistem bilangan (biner, oktal,
desimal) serta menyelesaikan permasalahan yang menyangkut himpunan yang
memerlukan penalaran logika. Kalian sudah mengenal dan memakai struktur
data stack untuk mengubah ekspresi infix menjadi postfix. Sadarkah kalian bahwa
dengan bekal tersebut, kalian akan terbiasa dengan sistem bilangan apa pun dan
ekspresi dalam bentuk apa pun!
Apa Selanjutnya?
Di kelas IX, kalian akan berlatih menyelesaikan persoalan yang melibatkan
struktur data lebih kompleks yaitu graf dan pohon (tree). Struktur data
tersebut merupakan struktur yang menjadi dasar representasi data untuk pemodelan berbagai persoalan sehari-hari. Kalian akan menyelesaikan
masalah pengenalan pola yang didasari operasi logika XOR. Kalian juga
akan belajar algoritma secara unplugged, yaitu merancang langkah robot.
Melalui soal ini, kalian akan mengimplementasikan konsep pengulangan
dengan efisien. Karena perlu pengulangan, denah tempat robot melangkah
tersebut perlu didekomposisi untuk memunculkan bagian-bagian denah
yang berulang.
2. Teknologi Informasi Komunikasi
Ayo, Mengingat
Di kelas VII, kalian belajar TIK sebagai perkakas (tools) yang digunakan
untuk membantu menyelesaikan pekerjaan sehari-hari. Tidak hanya
belajar mengoperasikan aplikasi, kalian juga memanfaatkannya untuk
menyelesaikan persoalan dan mendukung tugas. Diharapkan, setelah
berpengalaman menggunakan aplikasi, kalian juga merefleksikan konsepnya
agar dapat dimanfaatkan untuk menggunakan aplikasi lain yang sejenis.
Kalian telah menggunakan komputer, ponsel pintar, dan gawai saat ini dan
mengenal antarmukanya. Selanjutnya, kalian juga telah beraktivitas untuk
memanfaatkan berbagai aplikasi, antara lain aplikasi surat elektronik,
aplikasi peramban, serta pengelola folder dan file. Semua aplikasi ini bukan
hanya berguna dalam pelajaran Informatika, tetapi juga dalam mata pelajaran
lainnya. Pembelajaran TIK kelas VII ditutup dengan aktivitas membuat
dokumen dan presentasi untuk menyelesaikan persoalan tertentu. Walaupun
fitur yang telah diperkenalkan hanya fitur dasar aplikasi, diharapkan bahwa
kalian juga akan mampu menggunakan fitur-fitur lain yang tidak dipraktikan
secara rinci karena kalian mengenali pola tampilan, fungsi, dan cara bekerja
menggunakan aplikasi tersebut.
Ayo, Mengingat
Di kelas VIII, kalian tidak hanya memakai satu aplikasi. Kalian telah belajar
memakai beberapa perkakas (tools) sekaligus untuk menghasilkan konten
yang terintegrasi. Dalam situasi seperti itu, kalian perlu menggunakan
penalaran dan memilih perkakas yang tepat untuk mencapai hasil yang
optimal. Kalian juga telah belajar membaca beberapa bahan bacaan dalam
bentuk digital (file) yang berbeda format, memahami isinya, merangkum,
mengevaluasi, menyimpulkan, dan merefleksikan isinya. Masih ingatkah berbagai format file tersebut? Mulai html yang dibaca melalui browser, file
pdf, file doc, dan file video. Kalian telah bekerja mandiri atau dalam kelompok,
untuk menghasilkan berbagai artefak komputasional.
Aktivitas pembelajaran bermakna berikutnya adalah mengeksplorasi dan
menggunakan laboratorium maya (virtual) yang sangat bermanfaat. Ketika
pertemuan tatap muka tidak bisa dilakukan, laboratorium maya menjadi
solusi untuk memahami fenomena alam/lainnya yang banyak digunakan
untuk mata pelajaran lain. Dalam konteks Informatika, laboratorium maya
dipandang sebagai artefak komputasional yang menerima input, melakukan
proses komputasi (simulasi) terhadap model yang mendasari objek belajar,
dan menghasilkan keluaran (output) yang dapat dianalisis dan diinterpretasi.
Aktivitas pada laboratorium ini menjadi dasar kalian dalam membuat model
maupun melakukan simulasi berbagai fenomena, yang diperlukan dalam
pembelajaran materi apapun yang berbasis inkuiri. Kegiatan menggunakan
laboratorium maya pada mata pelajaran lainnya (khususnya sains), diharapkan
dapat kalian padukan dengan konsep Informatika (khususnya berpikir
komputasional dan TIK) pada pelajaran Informatika.
Apa Selanjutnya?
Di kelas IX, kalian diajak untuk menganalisis aneka konten di dalam
pembuatan dokumen di lingkungan sehari-hari, kemudian menentukan
perkakas yang paling tepat untuk menghasilkan suatu artefak komputasional
dengan menggunakan aplikasi pengolah kata, pengolah lembar kerja, pengolah
presentasi, dan aplikasi pengolah dokumen. Kalian akan ditantang untuk
menyelesaikan persoalan-persoalan pada kasus yang membutuhkan analisis
dan pengambilan keputusan tentang perkakas yang paling efisien dan optimal
untuk membuat dokumen yang disyaratkan. Kalian juga akan beraktivitas
bersama dalam sebuah kolaborasi menggunakan aplikasi cloud based. Sebagai
generasi saat ini, kalian diajak berkreasi membuat blog dan vlog, sebagai sarana
berlatih mengorganisasikan konten digital ciptaan kalian. Menjadi blogger dan
vlogger merupakan impian banyak anak muda, apa pun profesinya.
3. Sistem Komputer
Ayo, Mengingat
Di kelas VII, kalian telah belajar bahwa komputer yang hanya berupa perangkat
keras tidak akan berdaya guna tanpa adanya perangkat lunak sistem dan perangkat lunak aplikasi, melalui kegiatan plugged atau unplugged. Tahukah
kalian, bahwa aktivitas unplugged selain untuk mengatasi ketiadaan perangkat,
sekaligus juga melatih kalian untuk membangun abstraksi. Melalui kegiatan
unplugged, kalian diajak untuk memahami apa itu perangkat lunak, perangkat
keras, dan fungsi bagian-bagiannya serta bagaimana antarkomponen
perangkat tersebut bekerja. Mekanisme tentang bagaimana bagian komputer
bekerja dan berfungsi membentuk sebuah sistem komputasi adalah hal yang
tidak kasat mata dan tidak akan kelihatan dari alat nyata. Dinamika ini hanya
dapat dipahami dengan model perangkat dalam bentuk simulasi dinamika
eksekusi. Kalian telah mengenal perangkat keras dan menentukan spesifikasi
yang tepat untuk kebutuhan tertentu. Kalian memahami dan mempraktikkan
interaksi antarperanti dengan menghubungkan beberapa device dengan
menggunakan bluetooth. Kalian juga diajak untuk memahami permasalahanpermasalahan yang timbul pada perangkat keras melalui beberapa kasus
yang didiskusikan sebagai bahan refleksi. Kalian juga memahami representasi
data biner dan terampil melakukan konversi data yang menjadi dasar dari
komputer. Kalian tahu caranya mengirimkan pesan rahasia!
Ayo, Mengingat
Di kelas VIII, kalian tidak hanya mengenal komputer dan piranti pelengkapnya
sebagai benda konkret. Kalian memahami sistem komputer yang lebih abstrak
dan tersembunyi sebagai sistem komputasi, yaitu komponen-komponen
komputer dan bagaimana setiap komponen berfungsi. Kalian belajar tentang
proses penyimpanan data dalam memori komputer yang membutuhkan
pengalamatan heksadesimal, dan bagaimana proses perhitungan aritmatika
dan logika dilakukan oleh unit pengolahan logika dan aritmatika dieksekusi.
Kalian juga mengenal gerbang logika sebagai salah satu unit pengolahan
data. Kalian tentunya menyadari, bahwa di kelas VIII perangkat keras yang
dipelajari membutuhkan lebih banyak abstraksi sehingga pembelajaran
Sistem Komputer pada kelas VIII lebih banyak dilakukan dengan moda
unplugged.
Di kelas IX, tidak ada alokasi jam pelajaran khusus untuk Sistem Komputer
karena muatannya sudah cukup dengan yang diberikan pada kelas VIII.
Namun demikian, di kelas IX, kalian diingatkan tentang penggunaan sistem
komputer yang baik dan benar melalui sebuah ilustrasi terkait hal tersebut.
4. Jaringan Komputer dan Internet
Ayo, Mengingat
Di kelas VII, yang terpenting adalah bahwa kalian memahami “keberadaan”
jaringan lokal dan internet, sebagai infrastruktur komunikasi antarsistem
komputer yang memiliki manfaat. Kalian telah berpengalaman untuk
“menghubungkan” gawai di tangan dengan internet, melalui jaringan kabel
maupun nirkabel. Kalian mampu menghubungkan laptop/ponsel pintar
dengan internet melalui wireless LAN (wifi) dan berbagai macam tethering
(bluetooth). Semua aktivitas tersebut hanya dapat dilakukan jika sarananya
tersedia. Jika sarana tidak tersedia, minimal kalian memahami prinsipprinsipnya dan menyimpannya untuk dipakai saat diperlukan.
Kalian juga mempelajari teknik keamanan/proteksi data melalui
enkripsi. Kalian telah mencoba menggunakan algoritma enkripsi sederhana
untuk merahasiakan data dan membatasi akses dengan menggunakan
perkakas enkripsi pada aplikasi pengolah kata. Menyadari kondisi jaringan
di beberapa daerah di Indonesia sangat berbeda, pembelajaran Jaringan
Komputer dapat dilaksanakan tergantung ketersediaan jaringan. Ketiadaan
jaringan seharusnya tidak menghalangi kalian untuk setidaknya memahami
konsepnya melalui aktivitas permainan peran secara unplugged.
Ayo, Mengingat
Di kelas VIII, secara praktis, kalian telah mempelajari mekanisme
komunikasi data yang terjadi dalam jaringan komunikasi pada ponsel yang
mempertimbangkan keamanan. Kalian juga bereksplorasi untuk memahami
bagaimana pengaruh lingkungan sekitar terhadap kekuatan sinyal komunikasi
pada ponsel. Kalian belajar untuk menyusun konfigurasi sebuah jaringan
yang kemudian diabstraksikan ke dalam sebuah graf, dan memahami proses
routing (pengiriman pesan) dalam sebuah jaringan komputer. Yang paling
penting, kalian sudah berlatih bagaimana berinternet dengan aman.
Seperti halnya Sistem Komputer, di kelas IX, sudah tidak ada alokasi
jam pembelajaran untuk Jaringan Komputer dan Internet, karena capaian
kemampuan bidang Jaringan Komputer dan Internet yang ditargetkan
untuk siswa tingkat SMP adalah sebagai pengguna. Oleh karena itu, materi
JKI untuk kelas IX disajikan dalam bentuk ilustrasi terkait praktik baik
penggunaan jaringan komputer dan internet
5. Analisis Data
Ayo, Mengingat
Di kelas VII, kalian memulai kegiatan Analisis Data dengan memahami apa itu
data dengan melakukan input, pengolahan, analisis dengan mengeksplorasi
data menggunakan perkakas pengolah lembar kerja. Perkakas tersebut bukan
hanya dipakai, tetapi juga dipahami dekomposisi strukturnya (worksheets, cell
references, range, cell format, dan lainnya). Kalian menggunakan fungsi-fungsi
dasar pada perkakas pengolah lembar kerja untuk mengolah berbagai tipe
data teks, angka, dan date & time. Selain fungsi dasar, kalian juga memakai
fungsi statistik dasar dan logical function untuk pemrosesan lebih lanjut, guna
memahami cara kerja sorting, filter, validasi data, dan share & protect. Walaupun
lebih optimal jika memakai perkakas, pembelajaran Analisis Data ini masih
dapat dilakukan dengan aktivitas unplugged, terutama jika di sekolah kalian
masih mempunyai kendala dengan perangkat TIK. Tidak adanya perangkat
TIK hendaknya tidak menjadi hambatan belajar konsep karena analisis data
sangat penting untuk literasi dan numerasi, serta menjadi bagian penting
untuk persiapan tes PISA.
Ayo, Mengingat
Di kelas VIII, kalian memperdalam konsep analisis data dasar yang dipelajari
di kelas VII, lalu diperdalam aspek analisisnya, lebih abstrak, serta diperluas
lingkupnya. Kalian mempelajari peringkasan data dan melakukan berbagai
proses seperti menyaring dan memvalidasi data, menampilkan data dalam
berbagai bentuk visualisasi untuk analisis, interpretasi, dan prediksi.
Kemampuan kalian dalam menalar berdasarkan data lebih diasah melalui
kegiatan-kegiatan bertahap yang diakhiri dengan sebuah studi kasus yang
membutuhkan semua kegiatan yang pernah dilakukan. Analisis Data dan
studi kasus yang dirancang bisa disesuaikan dengan persoalan yang kalian
hadapi dalam pelajaran lain atau dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan
masih dapat dilakukan dengan moda unplugged walaupun mulai lebih sulit
dan kurang presisi, serta tidak praktis.
Karena analisis data memegang peranan penting dalam tes PISA untuk
siswa berusia 15 tahun (rata-rata usia siswa kelas VIII), materi Analisis
Data diselesaikan di kelas VIII dan hanya disajikan dalam bentuk ilustrasi
pengingat di kelas IX. Ilustrasi diberikan dalam bentuk komik terkait praktik
penggunaan analisis data dalam kehidupan sehari-hari.
6. Algoritma Pemrograman
Ayo, Mengingat
Di kelas VII, kalian memulai modul Algoritma Pemrograman dengan
menggunakan bahasa pemrograman visual Scratch. Kalian telah belajar
dengan bantuan tutorial yang disajikan dalam bentuk yang menyenangkan
dan dirancang langkah demi langkah. Kalian melakukan latihan-latihan
secara mandiri atau berpasangan. Guru kalian mungkin telah mengenalkan
latihan pemrograman visual secara plugged atau unplugged. Kedua moda itu
sama baiknya untuk awal belajar pemrograman. Jika dilaksanakan secara
plugged, kalian telah mampu menghasilkan karya digital kreatif seperti
animasi, komik, percakapan, dan permainan interaktif sederhana.
Ayo, Mengingat
Di kelas VIII, dalam modul Algoritma Pemrograman kalian diajak untuk
menggunakan bahasa Blockly, untuk mengeksplorasi dan “memindahkan”
konsep pemrograman visual Scratch ke lingkungan Blockly. Sangat mirip,
bukan? Kalian juga mulai belajar bagaimana konsep-konsep dasar dalam
pemrograman prosedural (variabel, instruksi sekuensial, percabangan serta
perulangan) diekspresikan dalam bahasa visual. Bahasa visual yang kalian
pelajari sudah bukan hanya murni bahasa blok yang mewakili objek yang
tanggap terhadap event, tetapi juga dapat dipakai untuk menyatakan konsep
program prosedural yang intinya berupa urutan instruksi, dan bekerja
berdasarkan I-P-O (Input-Proses-Output).
Apa, Selanjutnya
Di kelas IX, kalian diajak melakukan refleksi tentang kesamaan dan perbedaan
dua bahasa yang sudah dikenalkan di kelas VIII. Sebuah solusi dapat ditulis
dalam berbagai bahasa, seperti halnya dalam kehidupan sehari-hari kita
mengekspresikan hal yang sama dalam bahasa Indonesia dan bahasa daerah
atau bahasa asing. Kalian juga diajak untuk menerapkan konsep pemrograman
modular, di mana program yang telah dilakukan di kelas sebelumnya, diolah
kembali untuk dapat dipaketkan ke dalam beberapa subprogram “modul”.
Kalian akan belajar pula bagaimana suatu model komputasi dirumuskan
sebelum diprogram.
7. Dampak Sosial Informatika
Ayo, Mengingat
Di kelas VII, kalian telah mengalami belajar bermakna dalam elemen pengetahuan
Dampak Sosial Informatika melalui diskusi terbimbing untuk memahami,
menganalisis, dan menyimpulkan dampak teknologi informasi dan komunikasi
dari kasus-kasus penemuan teknologi terbaru di dunia. Hasil simpulan kalian,
selanjutnya disajikan dalam bentuk poster/presentasi yang dikembangkan secara
kolaboratif dengan menggunakan media digital sebagai tempat penyimpanan
bersama. Kalian diajak untuk menggunakan produk teknologi informasi secara
kolaboratif yang merupakan elemen praktik inti. Kalian juga belajar tentang
keterbukaan informasi dan dampak positif/negatif dari keterbukaan informasi.
Hal penting yang dipelajari adalah bagaimana siswa dapat menjaga keamanan data
dan informasi diri sehingga mampu untuk memilah informasi pribadi/privat mana
yang boleh dipublikasi di dunia maya. Beberapa kasus dipaparkan untuk latihan
mengasah pemikiran dan menggali pemahaman tentang topik-topik yang dibahas.
Ayo, Mengingat
Di kelas VIII, kalian belajar mengenai dampak sosial informatika dalam konteks
penggunaan media sosial. Dampak media sosial yang telah banyak digunakan
oleh masyarakat Indonesia, termasuk juga siswa SMP, perlu disadari agar kalian
dapat berhati-hati dan dapat mencegah, menghindari, dan menguasai cara untuk
mengatasi jika terkena dampak dari media sosial. Kalian beraktivitas dengan
mengkaji kritis informasi di internet, dalam bentuk kasus-kasus. Kalian diajak
untuk menentukan suatu berita di platform media sosial adalah berita bohong atau
berita yang valid. Kemampuan tersebut diharapkan mampu untuk dilaksanakan
pada kegiatan sehari-hari dan terbawa hingga dewasa. Dengan kesadaran dan
kemampuan itu, diharapkan masyarakat akan tumbuh menjadi masyarakat digital
madani yang memiliki sifat dan kelakuan yang baik. Di kelas VIII, kalian juga telah
berdiskusi berbagai topik perundungan dunia maya yang banyak terjadi di negara
kita. Kalian diharapkan mampu mengkaji kritis kasus-kasus perundungan di dunia
maya agar selanjutnya mampu untuk mengantisipasinya.
Apa Selanjutnya?
Di kelas IX yang merupakan akhir fase D Informatika, kalian akan belajar
elemen Dampak Sosial Informatika melalui diskusi untuk mempelajari,
menganalisis, mengambil kesimpulan, dan merekomendasikan solusi
terhadap kasus ancaman keamanan data dan informasi di dunia maya. Materi keamanan data dan informasi akan dijelaskan secara komprehensif. Selain
mengkaji kasus ancaman keamanan data dan informasi, kalian juga belajar
mengenai perkakas atau tools untuk melindungi data dan informasi. Kalian
belajar merancang mekanisme untuk perlindungan data dan informasi
dengan otentikasi. Kalian juga diajak untuk mengeksplorasi penggunaan
cookie sebagai fitur keamanan pada peramban.
8. Praktik Lintas Bidang
PLB atau praktik lintas bidang memberi kalian kesempatan untuk belajar
agar mampu menunjukkan perilaku dan cara berpikir seseorang yang “melek”
komputasi (computationally literate student), agar siap terlibat dalam dunia
digital yang kaya data dan dapat menghubungkan berbagai bidang. Informatika
menawarkan peluang untuk mengembangkan berpikir komputasional yang
dipraktikkan lewat berkarya menghasilkan artefak komputasional, yang pada
praktiknya juga dapat diterapkan dalam mata pelajaran lain di luar Informatika.
Kalian diharapkan mampu mempraktikkan penyelesaian masalah (problem
solving) suatu kasus, untuk menghasilkan solusi yang menerapkan beberapa
aspek dari tujuh aspek PLB, yaitu: (a) membina budaya kerja masyarakat
digital dalam tim yang inklusif, (b) berkolaborasi untuk melaksanakan tugas
dengan tema komputasi, (c) mengenali dan mendefinisikan persoalan yang
pemecahannya dapat didukung dengan komputer, (d) mengembangkan dan
menggunakan abstraksi (model), (e) mengembangkan artefak komputasi atau
suatu produk dengan menerapkan berpikir komputasi, (f) mengembangkan
rencana pengujian, menguji dan mendokumentasikan hasil uji artefak
komputasi (produk TIK), (g) mempresentasikan dan menjelaskan karya,
dalam bentuk lisan, tertulis, atau dalam bentuk poster/gambar.
Ayo, Mengingat
Di kelas VII, kalian belajar berkarya untuk menghasilkan artefak komputasional
melalui aktivitas pembelajaran bermakna sebagai berikut: (a) bermain
(tinkering) dengan rangkaian elektronis Makey Makey. Salah satu cara belajar
mengembangkan artefak komputasional adalah dengan tinkering. Kalian pada
awalnya bermain dengan menggunakan rangkaian elektronik sederhana, yang
selanjutnya dilanjutkan dengan menggabungkannya dengan papan sirkuit Makey
Makey, (b) setelah selesai dengan tinkering, kalian mulai belajar mengembangkan
artefak komputasional secara terbimbing dengan membuat proyek drum set,
dan proyek piano. Selanjutnya kalian mengerjakan projek mandiri, yaitu water synthesizers. Pendekatan pengembangan artefak komputasional secara unplugged
juga diberikan dalam aktivitas pembelajaran di kelas VII ini, yaitu aktivitas
bermain menciptakan algoritma untuk membuat langkah dari titik awal menuju
titik tujuan dengan judul aktivitas “Tentukan Langkahmu”.
Ayo, Mengingat
Di kelas VIII, kegiatan PLB dilanjutkan untuk tujuh aspek praktik inti (core
practices) dalam kurikulum informatika. Pembelajaran bermakna pada kelas
VIII adalah aktivitas pembelajaran pengembangan artefak komputasional yang
masih menggunakan papan sirkuit Makey Makey sebagai alat bantunya. Aktivitas
pembelajaran tersebut, yaitu: (a) aktivitas terbimbing untuk pengembangan
media interaktif, (b) aktivitas tanpa bimbingan penuh secara berkelompok untuk
menambah fungsionalitas media interaktif untuk kasus lempeng tektonik “Ring
of Fire”, (c) aktivitas pengembangan artefak komputasional yang lebih kompleks
menggunakan variabel dan operator matematis, yaitu proyek Mesin Hitung Uang
Koin. (d) aktivitas pengembangan Mesin Hitung Uang Koin dengan modifikasi
untuk tampilan interaksi manusia dengan komputer, dan (e) aktivitas tanpa
bimbingan penuh untuk memodifikasi Mesin Hitung Uang Koin dengan operasi
yang lebih kompleks yaitu menghitung kembalian. Diharapkan, praktikum tersebut
dapat memberikan inspirasi kepada kalian untuk membuat mesin otomatis yang
memudahkan kehidupan sehari-hari. Pada akhir pembelajaran PLB di kelas VIII,
kalian diharapkan telah semakin memahami artefak komputasional dan mampu
untuk mengembangkannya dengan praktik yang benar.
Apa Selanjutnya
Di kelas IX, kalian memadukan elemen-elemen informatika yang telah dipelajari
dengan mengembangkan suatu artefak komputasional yang memanfaatkan
Single Board Computer untuk mewujudkan internet of things (IoT), agar dapat
berkontribusi untuk menyelesaikan permasalahan di sekitar kalian. Pada
buku kelas IX, akan dibahas empat contoh kasus pemrograman menggunakan
arduino, yaitu membuat rangkaian Lampu Lalu Lintas, Sensor Cahaya, dan
Kelembapan Tanaman. Kalian akan memahami bahwa di dunia IoT, pancaindra
manusia akan dapat diwakili oleh sensor-sensor yang mengirimkan data ke
komputer, dan ini baru awal dari sistem I-P-O yaitu menginput data. Kelak,
kalian dapat mengolah data ini, melanjutkan prosesnya untuk mengontrol
berbagai hal. Selain itu, dikenalkan juga paket ajar Robot Line Follower,
yang hasilnya dipresentasikan dalam suatu kegiatan pameran / presentasi
karya. Kalian diharapkan mampu bergotong royong untuk mengidentifikasi persoalan, merancang, mengimplementasi, menguji, dan menyempurnakan
artefak komputasional yang merupakan solusi dari persoalan tersebut,
serta mengkomunikasikan secara lisan maupun tertulis produk dan proses
pengembangan solusinya dalam bentuk karya kreatif yang menyenangkan.
D. Rencana Pembelajaran Informatika Kelas IX
Tabel 1.1 menunjukkan daftar materi dan aktivitas yang akan kalian
lakukan selama belajar Informatika di kelas IX ini. Dari daftar kegiatan ini,
kalian bersama guru dapat membuat rencana urutan kegiatan yang akan
dilaksanakan baik di Semester Ganjil maupun Semester Genap.
No comments:
Post a Comment